Pasar Tani

Image0143Suatu kali aku pergi jogging di pagi hari. Jarang-jarang banget tuh. Apalagi bulan-bulan ini kan udara lagi dingin-dinginnya. Makin membuatku semakin malas untuk lari pagi. Nah, kemarin tuh setelah aku lari pagi, aku pergi ke pasar tani. Aku pikir apaan. Ternyata cuma seperti pasar tiban di pinggir jalan gitu. Aku ngga tau itu hanya untuk setiap hari Minggu saja atau setiap hari. Mau tau apa yang dijual? Makanan! Mungkin sekitar 90% dari seluruh gerai yang ada menjual makanan. Mulai dari makanan kecil hingga roti berat. Kayak apa tuh roti berat? Ngga taulah. Cuma istilahku aja. Selain itu, ada juga yang menjual sayuran dan daging. Lokasi pasar tani ini berada di dekat perumahan sebelah kompleks UTM. Jadi bisa dipastikan akan ramai pengunjung. Saat aku melihat-lihat, aku tertarik dengan suatu benda. Telur. Cuma bukan telur biasa. Telur tersebut seperti dibungkus dengan arang. Entah bagaimana cara membungkusnya. Kalo melihat dari warna kuning telur dan ukurannya, menurutku ini adalah telur bebek. Bukan telur ayam. Apalagi telur ayam disini ukurannya lebih kecil daripada yang di Indonesia. Ngga tau kenapa. Tapi kalau bicara ikan lele, jangan tanya deh. Besarnya rata-rata dua kali lipat dari lele di Indonesia. Gara-gara itu aku jadi males makan lele. Dah ngeri duluan. Besar banget. Selain makanan, ada juga gerai yang menjual pakaian dan aksesoris. Tak lupa, sebelum pulang aku beli es kembang tahu tanpa es. Piye kuwi? Yo pokoke ngono kuwi. Hahahahaha.

About MazGan

Be a Better Human Komentator Segalanya
This entry was posted in Jalan-Jalan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s