Kalau UTM ‘Kehabisan’ Listrik

Hari ini sungguh ‘menakjubkan’! Hehehehe… karena gak biasanya kuliahnya cepet. Bahkan belum mulai pun udah selesai. Ceritanya gini, hari ini aku sebenarnya ada kuliah sebanyak dua mata kuliah. Yang pertama dimulai pukul 10.00 pagi. Sesaat setelah dimulai, Dr. Roesli mengatakan kalau kuliah hari ini akan cepat selesai. Alasannya, dia mau memberikan waktu untuk kita berdiskusi tentang tugas yang dia berikan. Jadi pada pukul 11.00 tepat, kuliah pun selesai dibarengi dengan padamnya listrik di dalam kelas. Aku sangka hanya untuk gedung-gedung di kawasan tempatku kuliah aja. Ternyata, saat aku pulang ke asrama, aku mendapati lampu di lorong yang biasanya menyala kali ini sudah padam. Langsung deh aku sadar kalau listrik di asramaku juga padam. Hal yang membuatku semakin gak tahan yaitu suhu udara yang sangat panas. Tapi karena listrik padam, kipas angin pun gak bisa berputar. Mau buka laptop percuma juga karena internet ikutan mati. Apalagi mau nonton tipi. Akhirnya aku habiskan waktu untuk tiduran. Nah, pada pukul 13.30, listrik sempat menyala lagi. Cepat-cepat aku charge hp-ku yang sudah low batt. Eh, baru aku colokin ke charger kok listriknya padam lagi. Sialan! Dan berhubung sudah hampir pukul 14.00, aku cepat-cepat bersiap lagi untuk kembali ke kelas.

Selama perjalanan, aku curiga kalau listrik masih padam. Padahal siang ini kelasnya si Dr. Johnnie. Itu tuh, dosen yang suka mengajar di kulkas. Dingin banget. Semua mahasiswa sudah membeku tapi dia masih saja berkeringat. Sesampainya di kampus, aku langsung menuju lift. Dan benar adanya. Listrik masih belum menyala. Liftnya tidak beroperasi. Terpaksa aku harus naik tangga hingga lantai 4. Udah kepanasan, harus naik tangga lagi. Bajuku sudah basah semua. Sesampainya di atas, aku lihat teman-temanku berkumpul di depan kelas. Termasuk si Johnnie. Ternyata dia kebingungan. Gak mungkinlah dia mengajar di kelas tanpa AC. Sedangkan ruangan kelas didesain untuk ruangan AC. Sehingga ventilasi pun tidak banyak. Sempat si Johnnie berkata kalo kita belajar aja di bawah pohon. Aku gak tau dia mau bercanda pa serius. Emangnya kita anak TK. Aku berpikir, masih gak papa-lah di kelas tanpa AC. Walau aku tau kalau si Johnnie akan sangat ‘menderita’. Tapi ternyata yang menjadikan masalah, yaitu Johnnie membutuhkan proyektor karena ingin menunjukkan beberapa slide. Akhirnya, kelas ditunda sampe minggu depan. Haaaahh… Aku gak tau juga kenapa gak ada generator untuk kampus sebesar ini. Bayangkan aja, seluruh kompleks UTM listriknya padam. Mulai dari gedung kuliah, asrama, laboratorium, kafetaria, dll. Kalo untuk asrama gak ada generator, aku masih memaklumi. Tapi untuk ruang kelas, harusnya ada dong. Gimana kalo pas di tengah kuliah mati lampu? Ah, gak tau lah. Sekali-kali untuk sementara ‘lepas’ dari si Johnnie, hehehehe.

About MazGan

Be a Better Human Komentator Segalanya
This entry was posted in Kuliah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s