About a Woman

Selama ini wanita selalu diidentikan sebagai kaum yang lemah, kaum yang tidak mempunyai daya tawar lebih. Tak jarang kaum wanita dipandang sebelah mata oleh kaum pria. Padahal wanita justru lebih kuat dibanding laki-laki. “Saya melihat dari pengalaman keluarga saya sendiri, ayah saya menikah tiga kali. Ia tidak mampu mengurusi keluarga setelah istrinya meninggal,” terang Samuel Mulia, Seorang Brand Counsltan dari beberapa media terkemuka saat ditemui usai peluncuran buku Heart in Side The Heart Susahnya Menyatukan Dua Hati, di Jakarta, Kamis (23/4). Setelah pemakaman, lanjut Sam, sang ayah tidak dapat mengurusi hal-hal kecil seperti mengurus anak, ataupun membayar tagihan listrik dan telephon. “Kalau perempuan ditinggal oleh suaminya, yang paling menjadi masalah adalah ekonomi, tapi kalau suami yang ditinggal bisa kacau semuanya. Tak heran banyak duda yang menikah lagi,” ujar Sam.
Selain itu, lanjut Sam, sang suami akan mengalami banyak kesulitan dalam memecahkan berbagai masalah karena selama ini saat istri adalah tempat mengadu bagi suaminya, “Bahkan seorang kepala negara pun yang tampak gagah dari luar akan mengadu pada istri mereka. Tak heran kalau ada istilah dibalik pria yang kuat terdapat perempuan yang hebat,” imbuhnya. Ia juga mencontohkan kekuatan yang dipunyai perempuan terlihat saat ia mengandung. Selama sembilan bulan, seorang perempuan harus membawa beban kemana pun ia pergi. Belum lagi harus merasakan sakit saat melahirkan. Setelah menjadi seorang ibu, perempuan masih harus repot mengurus sang anak. Sayang, kekuatan yang dimiliki belum digunakan maksimal oleh para perempuan. Menurutnya para perempuan belum percaya diri dengan kekuatan yang ada. Selain itu, faktor dominasi laki-laki juga menghambat perempuan untuk menunjukan kekuatannya.
Selanjutnya pria lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana ini berpendapat laki-laki adalah makhluk yang egois, dan mempolitisir wanita untuk dijadikan kaum yang dilemahkan. “Saat Adam tertangkap makan buah dari surga, ia justru menyalahkan hawa,” kata dia. Ia juga mencontohkan laki-laki akan dianggap hebat jika ia menjadi playboy, namun jika wanita menjadi play girl masyarakat justru mencibir.

(Kompas.com, Kamis 23 April 2009)

About MazGan

Be a Better Human Komentator Segalanya
This entry was posted in Umum. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s