Jabatan Pengangkutan Jalan

jpj_resize3Hari ini aku pergi ke sebuah kantor yang mengurusi segala macam urusan jalan. Namanya Jabatan Pengangkutan Jalan. Institusi ini kalau di Indonesia namanya Dinas Perhubungan. Tujuanku tadi adalah menanyakan masalah konversi driving license dari Indonesia ke Malaysia. Ternyata cukup ribet juga. Pertama-tama harus minta surat keterangan dari universitas. Setelah itu, surat dikirim ke kedutaan besar Indonesia di Kuala Lumpur untuk minta surat keterangan lagi. Itu juga belum tentu cepat selesai. Habis itu, pergi ke JPJ dan mengisi formulir dan sebagainya. Untuk konversi, kalau tidak salah gratis. Tidak ada biaya. Untuk negara-negara yang termasuk dalam persatuan apa gitu, driving license-nya dapat langsung dipakai di Malaysia. Misalnya driving license dari Iran. Kalau di Indonesia, urusan surat izin mengemudi (SIM) dipegang oleh kepolisian. Padahal sebenarnya yang berhak adalah Dinas Perhubungan. Seingat saya dari sebuah talkshow di televisi, dulu kantor Dinas Perhubungan belum merata di setiap daerah di Indonesia. Oleh karena itu, untuk sementara di-handle dulu oleh kepolisian. Nah, katanya juga, berhubung urus-mengurus SIM itu merupakan ‘lahan basah’, jadi kepolisian tidak mau mengembalikan hak kepengurusan SIM ke Dinas Perhubungan. Sudah jadi rahasia umum kalau mengurus SIM itu ada ‘jalan tol’ nya. Tapi untuk sekarang sudah cukup bagus, alias calo-calo sudah berkurang. Pernah salah seorang temanku dari Singapore menanyakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memiliki SIM di Indonesia. Setelah dijawab bahwa hanya butuh waktu satu hari, maka spontan temanku tertawa. Dia pikir itu adalah sebuah guyonan. Padahal tidak. Memang sepanjang yang aku tahu, di Singapore dan Malaysia, kita harus melewati beberapa tahapan terlebih dahulu. Mulai dari SIM percobaan hingga SIM layak jalan bisa membutuhkan waktu lebih dari 2 tahun. Bandingkan dengan Indonesia yang paling lama 2 hari saja. Selama percobaan itu, seorang pemohon harus benar-benar bersih dari pelanggaran. Semua peraturan dan rambu lalu lintas akan betul-betul ditaati demi memperoleh SIM. Nah, setelah SIM jalan diperoleh, maka sikap yang mematuhi peraturan itu sudah mengakar di dalam diri si pemohon. Jadi setelah itu ya benar-benar taat terus.

Sudah banyak kejadian-kejadian di Indonesia yang benar-benar seperti guyonan. Seperti halnya juga pembuatan SIM. Tak hanya maraknya calo, tetapi ada juga layanan SIM yang bergerak dengan sebuah mobil mirip mobil pos bergerak. Untuk memperpanjang SIM, aku pikir oke lah. tetapi untuk membuat baru? Tidak! Seseorang yang sudah bisa mengendarai kendaraan bermotor BELUM TENTU layak untuk mendapatkan SIM. Tapi di Indonesia? Belum bisa mengendarai pun sudah bisa punya SIM. Padahal pemahaman berlalu-lintas jauh lebih penting daripada sekedar mengejar SIM. SIM seharusnya menjadi sesuatu yang benar-benar bisa untuk membuktikan bahwa seseorang itu cakap dalam mengendarai kendaraan bermotor DAN paham akan peraturan lalu lintas. Bukan seperti KTP yang hanya untuk membuktikan kedewasaan seseorang berdasarkan peraturan saja (usia), bukan secara psikologis. Jangan berprinsip “i know you know” dalam hal ini. Maksudnya, harus benar-benar menerapkan peraturan yang ada. Jangan hanya ada duit trus SIM beres. Apa gunanya undang-undang? Mulai dari segi usia minimal, keterampilan mengendarai, hingga pemahaman peraturan di lapangan. Karena mengendarai kendaraan bukanlah suatu permainan. Jadi sebenarnya salah siapa kalau banyak kecelakaan yang terjadi? Silakan jawab sendiri.

About MazGan

Be a Better Human Komentator Segalanya
This entry was posted in Umum. Bookmark the permalink.

2 Responses to Jabatan Pengangkutan Jalan

  1. Lone Wolf says:

    Konversi SIM di konjen RI di Penang tidak gratis. biayanya RM55.
    pada saat mengajukan harus membawa paspor dan sim asli+copy.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s