Sekaten

sekaten-2009_01Kepulanganku ke Jogja kemarin benar-benar kumanfaatkan sebaik-baiknya. Ada beberapa kegiatan yang kulakukan kemarin. Pergi ke Sekaten adalah salah satunya. Walaupun belum resmi dibuka, tapi sudah cukup lengkap stand yang dibuka. Dan karena belum resmi, makanya aku bisa masuk dengan free. Mungkin kalau dipikir-pikir, isi dari Sekaten tuh ya itu-itu aja. Tapi entah kenapa aku merasa seperti sebuah ‘kewajiban’ untuk mengunjunginya. Berdesak-desakan, ribut, tanah yang becek, copet, dll. adalah beberapa ‘kenikmatan’ dalam mengunjungi Sekaten. Aneh ya? Biasanya orang akan protes dengan keadaan yang seperti itu. Namun kenapa Sekaten selalu padat dikunjungi tiap tahunnya? Itu karena Sekaten adalah pusat hiburan rakyat yang murah dan hanya ada sekali pada tiap tahunnya menjelang Maulid Nabi. Coba saja lihat para orang tua yang membawa anaknya. Dengan melihat sinar laser dan lampu berbagai warna saja sang anak sudah senang bukan kepalang. Apalagi masuk, melihat, dan mencoba salah satu wahana hiburan yang tersedia. Harga tiket yang rata-rata Rp 5000 per wahana tentu bukan sesuatu yang mahal bila dibandingkan dengan kegembiraan yang didapat. Pokoknya buatku Sekaten itu adalah sebuah keharusan untuk dikunjungi. Dan biasanya saat pulang aku akan membeli bolang-baling dan harum manis sebagai tanda bahwa aku sudah mengunjungi Sekaten. Silakan lihat beberapa foto tentang Sekaten di Foto Jalan-Jalan. Terima kasih.

About MazGan

Be a Better Human Komentator Segalanya
This entry was posted in Jalan-Jalan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s