Hore, Student Pass Sudah Selesai!

student-passAkhirnya…akhirnya selesai juga urusan di imigrasi. Tapi kenapa sih harus injury time? Libur sudah mulai, paspor baru keluar. Gak papa deh, yang penting besok bisa jalan-jalan keluar Malaysia. Rencanaku besok mau ke Batam terus ke Jogja. Tiket ke Jogja sudah kubeli. Terima kasih banyak buat temanku Alexander di Batam. Nah, temanku yang ‘terperangkap’ di UTM adalah si Hani. Dia kemarin mau nyerahin paspor, tapi takutnya tidak bisa selesai cepat karena dia masih punya Single Entry Visa yang 3 bulan lamanya. Jadi kemungkinan besar kalau disubmit kemarin, pasti diurusnya belakangan karena izin tinggalnya masih lama. Kecuali dia mau urus sendiri di kantor imigrasi, tidak melalui universitas. Untungnya kemarin aku sudah dua kali keluar Malaysia. Jadi Single Entry-ku sudah hangus dan hanya dikenakan visa Social Visit biasa (30 hari). Oleh karena itu, aku bisa cepat selesai karena minggu depan visaku sudah habis. Ada lagi temanku yang tidak bisa ‘keluar’ juga. Namanya Lanang. Dia berasal dari Jakarta. Dia mau mengurus fiskal dulu biar kalau keluar masuk Malaysia tidak harus membayar fiskal. Tau kan bedanya fiskal dan visa? Gini, biar aku jelaskan sebentar,hehehe. Itung-itung berbagi informasilaaah…

Visa adalah izin tinggal warga negara asing di negara tersebut. Yang dinamakan Social Visit Visa adalah visa yang hanya berlaku selama 30 hari saja sejak tanggal kedatangan. Biasanya untuk kunjungan kerja, studi banding, atau liburan, dan diberikan saat masuk ke negara tersebut. Kalau hampir habis? Ya minta lagi di imigrasi, atau keluar dulu dari negara tersebut kemudian masuk lagi. Oleh karena itu, kalau ingin tinggal lebih lama, disarankan menggunakan Single Entry Visa yang berlaku hingga 90 hari. Single Entry Visa ini berlaku untuk sekali masuk. Jadi kalau baru tinggal 60 hari kemudian keluar dari negara tersebut, maka sisa waktu yang 30 hari akan hangus. Single Entry Visa ini bisa diperoleh di kedutaan besar negara yang bersangkutan di seluruh dunia. Nah, kalau ingin bolak-balik keluar masuk dan lama, maka kita bisa mengajukan Multiple Entry Visa yang belaku hingga 2 tahun. Alasan untuk mengajukan ini biasanya untuk keperluan belajar (Student Pass) atau bekerja (Working Permit). Visa ini yang aku tunggu-tunggu. Kalo ini gak ada, aku masih bisa keluar dulu ke Singapore trus masuk lagi. Tapi kan males tiap 30 hari gitu terus.

Fiskal adalah pajak yang dikenakan apabila kita berpergian ke luar negeri. Besarnya dulu sekitar Rp 250.000 untuk perjalanan melalui darat, Rp 500.000 untuk perjalanan melalui laut, dan Rp 1.000.000 untuk perjalanan melalui udara. Namun terhitung dari tanggal 1 Januari 2009, apabila kita punya NPWP (Nomor Pajak Wajib Pajak), maka kita tidak akan dikenakan fiskal. Kalau tidak punya NPWP, kita bisa menggunakan NPWP orangtua kita disertai bukti berupa fotokopi Kartu Keluarga (KK). Ada beberapa kebijaksanaan khusus mengenai fiskal ini. Apabila tidak salah kutip, maka jika lokasi pembuatan paspor kita di tempat yang termasuk area kerjasama, kita akan tetap bebas fiskal walaupun tidak punya NPWP. Area kerjasama yang dimaksud adalah Malaysia, Singapore, Thailand, dan Indonesia (paspor seluruh Sumatera dan Kalimantan Barat). Jadi si Lanang tadi mau mengurus fiskal dulu karena paspornya dibuat di Jakarta yang bukan termasuk area kerjasama. Kalau dia tidak menggunakan NPWP, maka dia harus membayar fiskal setiap kali keluar dari Indonesia. Informasipun mengatakan bahwa fiskal udara sudah meningkat hingga 2,5 juta. Lebih mahal dari pada harga tiket hingga ke Johor. Aku tidak tahu apakah kerjasama ini masih berlaku. Tapi aku sempat membaca berita bahwa kerjasama ini tetap berjalan dan yang berubah hanyalah pada penerapan fiskal bagi penduduk di luar area kerjasama.

Terima kasih, itulah sedikit penjelasan dari saya. Semoga bermanfaat.

About MazGan

Be a Better Human Komentator Segalanya
This entry was posted in Kuliah. Bookmark the permalink.

2 Responses to Hore, Student Pass Sudah Selesai!

  1. kei says:

    mau tanya, kalo untuk biaya Single Entry Visa itu berapa ya ?

    makasih infonya🙂

    • grawira says:

      single entry? kalo gak salah dulu gak sampe 50 ribu. Buatnya di kedutaan Malaysia di Jakarta. Kalo student pass (multiple entry), sekitar 100-200 ringgit. tergantung tingkatan study n universitas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s