What a Wonderful Home

bedtime-storiesAkhirnya aku nyampe rumah juga. Rumah yang kumaksud tentu bukanlah rumah Jogja ataupun Palembang, melainkan kamarku di asrama. Rasanya lelah sekali. Sejak dua hari yang lalu, aku serasa tidak pernah istirahat. Apalagi perjalanan panjang dari Changi Airport yang terasa sangat lama. Selain karena jauh, aku juga harus berganti moda transportasi. Mulai dari MRT dari Changi Airport hingga Woodlands Station, dimana aku harus ganti jalur terlebih dahulu di City Hall Interchange. Setibanya di Woodlands, aku berganti sarana tranportasi, yaitu bus menuju Woodlands Checkpoint (imigrasi). Untung aku tidak perlu menunggu lama untuk mengantri di pemeriksaan imigrasi karena banyak meja yang dibuka. Mungkin karena hari masih sore, sehingga masih banyak orang lalu lalang antara Malaysia – Singapore. Nah, setelah ini yang lama, yaitu menunggu bus untuk menyeberang ke Johor Bahru. Panjang antrian sudah tak terkira. Sejenak aku pun teringat kalau hari ini adalah hari Sabtu. Jadi banyak orang Singapore ingin menghabiskan malam Minggu di Johor Bahru. Entah untuk berbelanja, makan malam, atau sekedar jalan-jalan. Biasalah, di Johor Bahru kan apa-apa lebih murah. Setelah bus yang ditunggu datang, maka, kami segera berebut untuk menaikinya. Tak sampai semenit bus sudah penuh sesak dan segera bergerak menuju Johor Bahru.

Seperti halnya naik bus, maka, pada waktu turun para penumpang juga berebut untuk saling mendahului. Aku sih santai saja. Karena memang tidak terburu waktu. Kecuali karena teman-teman-ku yang sudah menunggu lama di City Square Mall yang terhubung dengan pemeriksaan imigrasi. Beres di imigrasi, aku segera berjalan cepat menuju City Square. Tampak disana teman-temanku sudah menunggu lama. Perjalanan dari Changi Airport hingga City Square memakan waktu 2 jam. Sebenarnya bisa lebih cepat apabila aku menggunakan taksi dari Changi Airport menuju Woodlands Checkpoint. Tapi harganya dab! Mahal bin Muahal! Bisa mencapai SGD 30! Nah, kalau naik MRT plus bus, paling-paling hanya butuh ongkos kurang dari SGD 10. Lebih murah kan?

Selama di City Square, kami bertiga hanya mempunyai dua tujuan, yaitu makan dan nonton bioskop. Soalnya kak Agung belum pernah nonton bioskop disini. Dalam bahasa Melayu, bioskop disebut ‘pawagam’. Film yang kami tonton adalah Bedtime Stories yang dibintangi oleh Adam Sandler. Sudah pasti terbayang kalau film ini adalah film komedi. Dan memang hampir sepanjang pemutaran film, kita akan tertawa terbahak-bahak. Sebuah film yang bagus. Film fiksi yang tidak terlalu khayal tapi serasa nyata. Nah, habis nonton terus pulang deh. Sudah capek banget. Kami pulang naik bus menuju Skudai. Lamaaaaa…. ya nunggunya, ngetemnya, juga perjalanannya. Tapi begitu sampai rumah, haaah…., terasa tenang di hati. Home sweet home!

About MazGan

Be a Better Human Komentator Segalanya
This entry was posted in Jalan-Jalan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s