Taksi

Beruntunglah kita di Indonesia, taksi masih menggunakan meteran. Walaupun masih ada beberapa taksi yang harus nego terlebih dahulu. Disini? Tempat tujuan kita sudah ada ketetapan harganya. Tiap-tiap area sudah ditentukan besarnya ongkos yang harus dibayar. Bahkan di Kuala Lumpur yang katanya taksinya menggunakan meteran tetap saja harus dinego terlebih dahulu. Selain itu, kita juga tidak bisa berhenti di tengah jalan. Misalnya kita dari A menuju C. Teman kita ingin berhenti di B. Maka itu nanti akan dianggap menjadi dua tujuan, B dan C, walaupun tidak melenceng dari rute perjalanan menuju C. Nah, jadi kalau tidak punya kendaraan sendiri, kita akan sangat kesulitan. Paling tidak untuk akomodasi di dalam kampus bisa terpenuhi. Mohon maaf kalau tidak ada foto taksi karena kamera sedang dibawa oleh kakak saya. Selain itu, mohon maaf juga karena sekarang ada ‘penumpang’ sementara di kamarku, jadi tidak bisa sering-sering pake internet. Harus gantian. Jadi update cerita juga kadang terlambat. Terima kasih.

About MazGan

Be a Better Human Komentator Segalanya
This entry was posted in Umum. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s