Berjuang Hingga Akhir!

Kemarin aku pergi ke Magelang untuk mengambil beras hasil panen. Lumayanlah, sebagian diuangkan, sebagian masih berupa beras. Masalahnya, kemarin aku janjian dengan om-ku untuk datang sebelum jam 9 pagi. Dengan asumsi paling cepat Jogja – Magelang memakan waktu 45 menit dan rata2 satu jam, maka aku berangkat pukul 07.30. Tapi memang apes. Baru keluar ke jalan besar (ring road utara), sudah dihadang macet lampu merah yang harus kulewati sebanyak 4 kali sebelum masuk ke jalan Magelang. Di sepanjang jalan Magelang pun tak jauh beda. ‘Bonus’ lampu merah pun bertebaran sepanjang jalan. Alhasil sampai disana jam 09.05 wib. Om-ku sudah pergi ke kantor. Tapi untunglah ada orang yang diserahi jaga kalau aku mau datang.

Oke, masalah beras sudah lewat. Sekarang beralih ke timnas PSSI yang sedang bertanding di Grand Royal Challange di Myanmar. Bagi yang kemarin menonton tentu saja merasa bosaaaaaaaan…. Tak satupun pergerakan dari pemain timnas maupun lawan (Ulsan Hyundai FC, Korsel) yang bisa menghibur penonton. Sejak babak kedua sudah terlihat bahwa timnas akan memaksakan adu pinalti dengan berpegang teguh bahwa ketangguhan Markus Horison sebagai goalie akan mampu meredan tembakan pinalti lawan. Dan hasilnya hingga penendang ke-6 baru bisa dipastikan siapa juaranya. Selamat deh timnas Indonesia, semoga sukses di final.

g3-pics1563_resize_resizeNaaah…ini yang pasti ditunggu -tunggu. Hasil ‘pertemuan’ tadi malam, alias kemarin malam, alias mau mbengi (jawa-red.), ya ngga coy..? Untuk sebagian besar sih sesuai dengan apa yang sudah kutulis di posting sebelumnya. Cuma penambahan dan pengurangan sedikit-sedikit di sana-sini tetapi tidak mengurangi makna dari isi tersebut. Cieeee…. kayak undang-undang aje neng.. Syukur alhamdulillah karena semua dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan yang berarti. Kenapa? karena, sesaat aku sampai di rumahnya, ternyata ada tamu yang datang belakangan. Jadi harus antri dulu ini ceritanya. Kalo yang udah ambil skripsi, pasti tau rasanya antri nunggu dosen. Kayak gitulah kurang lebih. After ten minutes, giliranku masuk. Sebenarnya agak grogi juga sih. Apalagi satu lawan dua. Aduuuuhhh… tapi gak papa. Semua sudah berjalan dengan baik, tidak ada protes berlebihan dari pemain maupun ofisial terhadap keputusan wasit Jimmy Napitupulu..lho..lho..lho..? Kok jadi berita olahraga sih?  Wah..gak beres ni wartawannya. Back to the problem, pokoknya semuanya berjalan lancar, aman, dan terkendali (kalimat populer waktu musim mudik lebaran-red.). Terima kasih pada semua pihak atas doa dan dukungannya. Semoga semua selalu diberikan rahmat dan ridho-Nya dari Yang Maha Kuasa. Amiiiiin…

About MazGan

Be a Better Human Komentator Segalanya
This entry was posted in Umum. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s